CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 31 Desember 2011

H0=2012 akan bahagia, H1≠2012 akan bahagia.

Sama seperti soal-soal yang baru-baru ini Bu Wayan kasih ke anak Stat A. Ini tentang bab Uji Hipotesis. Yah, nggak sama seperti kebanyakan nguji hipotesis lainnya. Di uji hipotesis ala Dukun Science, nggak pernah jauh dari H0, H1, standard deviasi/simpangan baku, alfa, xbar, tabel Z, atau tabel T. Coba aja baca satu contoh ini...

"Hasil penjualan terompet tahun 2009 rata-rata Rp. 50.000,- dengan simpangan baku sebesar Rp. 5.000,-. Pada tahun 2010, dari 20 penjual terompet rata-rata memperoleh Rp. 55.000,-. Pada alfa 5%, apakah perolehan tahun 2010 berbeda dengan tahun sebelumnya? (asumsikan kenormalan terpenuhi)"

Nah, dengan soal yang seperti itu, bisa dipastikan bahwa kalian yang bukan belajar untuk menjadi Dukun Science, pasti jawab... "Ya jelas bedalah! Tahun 2009 aja Rp. 50.000,- dan tahun 2010 jadi Rp.55.000,-."
Hanya saja jawabannya nggak semudah itu.. Well, aku paham kok... That's not your field.
Ok, kita tinggalkan jawaban dari pertanyaan di atas, lanjut aja...

Hal yang ingin aku tekankan memang masih berhubungan dengan uji hipotesis. Tapi, pertanyaan di atas aku ganti menjadi..

"Di tahun 2011 rata-rata banyak hal yang membuatku bahagia, dengan simpangan baku sebesar 2/3 hatiku. Sekarang, dari 24 hari yang aku ambil dari 2012 menunjukkan rata-rata banyak hal yang membuatku bahagia. Dengan alfa sebesar 5%, apakah memang rata-rata hal-hal yang membuatku senang pada tahun 2012 berbeda dengan tahun sebelumnya? (asumsikan kenormalan terpenuhi)"

Sayangnya pertanyaan itu hanya bisa aku jawab di akhir tahun 2012. Dengan H0=2012 akan bahagia, H1≠2012 akan bahagia. Aku harus menerima salah satu dari hipotesis itu. And I hope it would be H0=2012 akan bahagia..

Happy New Year !!!! :D

Kamarku
Yariboo

PS: Happy smiling day :)

Kamis, 29 Desember 2011

Libur Tlah Tiba; Akankah aku pedekate dengan “mereka” ?

“Libur tlah tiba! Libur tlah tiba! Hore! Hore! Hore! HORE! Simpanlah tas dan bukumu.. Lupakan keluh kesahmu... Libur tlah tiba! Libur tlah tiba! Hatiku gembira!” –Libur Tlah Tiba by Tasya-

Well, libur memang sudah di depan mata bagi para mahasiswa Universitas Brawijaya. Termasuk aku. Yang namanya liburan harusnya seneng-seneng, main, shopping, atau meakukan semua kegiatan yang nggak ada hubungannya sama kata “BUKU”, “BELAJAR”, “ALFA”, ”STANDARD DEVIASI”, “MEAN”, dan segala tetek bengek lainnya.

Sayang terlanjur sayang, liburan kali ini bukan sekedar liburan biasa. Libur minggu tenang. Itu artinya...
=.= UAS  =.= UAS
=.= UAS  =.= UAS
=.= UAS  =.= UAS
=.= UAS  =.= UAS
It is right in front of me!

Isi tas: Bukunya Pak Walpole


Alhasil, pulkam kali ini aku bawa oleh-oleh. Aku bawa buku, buku, buku, kertas, kertas, kertas, buku lagi, kertas lagi..... mungkin satu tas bakalan terisi sama buku, kertas, dan segala hal yang berhubungan dengan mata kuliah.


Bakalan dibawa pulkam
Masalahnya adalah... Akankah aku pedekate dengan mereka selama di Gresik?? Akankah mereka kusentuh selama di Gresik? Akankah.... Akankah.... Akankaaah??


Metode Statistika, Himpunan dan Logika, Matematika Dasar, Ekonomi, Ilmu Kehidupan, Bahasa Inggris, dan Kemipaan... Bersahabat denganku, buat aku memahamimu sepenuhnya, layaknya Gnomeo dan Juliet :*
Amin...
Lobby Asrama

Yariboo

Jumat, 23 Desember 2011

Kacamata; Tentang Jogja

Seperti yang dikatakan oleh orang pernah berkunjung ke Jogja.. Jogja itu punya sesuatu yang khas yang nggak bisa bisa disamakan dengan kawasan lainnya. Dan cuma bisa dirasakan ketika kita ada disana. Entah itu suasananya, atau orang-orang yang tinggal disana, cara hangout ala anak muda Jogja, dan yang pasti, tentang kentalnya adat.

Berkunjung ke Jogja, rasanya seperti ada di rumah sendiri. Suasananya itu lho.. ramah, asyik, dan serasa serba sederhana. Sama persis seperti yang aku rasain waktu liburan bareng Dewi, Tiwi, dan Fani di tahun 2010. Lepas dari kawalan ortu dan liburan yang kita setting sendiri, adalah momen yang nggak akan pernah aku lupain. That’s the first time I felt a freedom.

Lepas dari kawalan ortu bukan berarti aku lepas tanggung jawab. Malah, lepas dari kawalan ortu adalah titik awalku buat mengambil kebijakan-kebijakan dariku, olehku, dan untukku. Semuanya kembali pada diri masing-masing...

Back to Jogja..
Tiket kereta, kita urus sendiri. Tiwi pesan tiket lewat kantor pos. Sudah dapat tiket, tinggal mikir tempat tinggal. Dan viola! Bude dan Om Bowo, saudaranya Tiwi yang ada di Klaten, bersedia menampung kami ^^ dan tak lupa saudaranya Dewi yang ada di Jogja, juga sanggup menerima kunjungan kami di malam terakhir.

Dewi, aku, Fani, Tiwi pose di Prambanan
Liburan di Jogja serasa ada di tempat yang sangat luas dengan semua spot menarik yang selalu membuat penasaran, atau ketagihan. Candi Prambanan, Taman Sari, Benteng Vredeburg, Mallioboro, Museum Jogja Kembali, Taman Pintar, Alun-alun, dan spot terpenting yaitu Kraton Jogja.


Benteng Vredeburg
Ada cerita yang bisa aku bagi soal mitos di Alun-alun Kraton Jogja. Dimana disana ada dua pohon beringin yang berdiri tegak di tengah Alun-alun. “Barang siapa yang berjalan dengan mata tertutup menuju antara dua pohon beringin itu, maka dia tidak bisa berjalan lurus.” –anonim-

Kami berempat sudah membuktikan mitos itu. Dan nyatanya memang kami semua malah berjalan ke arah salah satu pohon beringin itu. Tiwi, Dewi, Fani, jalan ke arah pohon beringin yang sebelah kiri, dan aku jalan ke arah pohon beringin yang kanan. Well, hal ini bisa jadi bukti, atau bisa jadi sanggahan bagi orang yang nggak percaya pada mitos dan menganggap mitos itu adalah sugesti.

Jogja bukan hanya tempat berlibur, tetapi juga tempat menimba ilmu. Pada bulan juni  kemarin, selama satu bulan penuh aku ada di Jogja. Proses bimbingan buat masuk STAN bareng Tiwi dan Vani. Belajar selama 1 bulan, cukup buat aku hafal tentang beberapa hal tentang jalanan Jogja. Terutama soal Trans Jogja jalur 2A.

Trans Jogja
Halte Trans Jogja
Trans Jogja adalah transportasi umum yang mirip Bus Way di Jakarta. Tarifnya bener-bener murah. Rp. 3000,- bisa muter-muter Jogja dengan oper ke Trans Jogja jalur lainnya, asalkan nggak keluar dari halte Trans Jogja. Ada beberapa jalur Trans Jogja, dan yang paling sering aku naiki selama di bulan Juni itu, jalur 2A. Rute dari Trans Jogja jalur 2A kalau dari tempat kosku, A. M. Sangaji, Stasiun Tugu, Mallioboro, Taman Pintar, Dinas Perhutani, Stadion.... apa ya? Lupa. Yang jelas stadion itu deket sama Universitas Ahmad Dahlan, tempat kuliahnya Tiwi sekarang.

Hal-hal baru aku temui  di Jogja waktu itu. Tentunya selain teman baru, ada juga hubungan yang aneh antara teman sekotaku dengan seorang pegawai dari bimbel STAN yang penampilannya sangat ‘seram’. Aku juga belajar bagaimana cara menjadi serigala berbulu domba dengan maksud yang baik. Kalo Tiwi bilang sih, “Ternyata kamu licik ya?”. Tapi kelicikanku ini berguna untuk menjadi penengah antara tukang gosip, serigala berbulu domba yang lain. Dan yang paling aku sayangkan, ada ketemu dengan orang jogja yang bukan hanya punya sifat serugala berbulu domba, tapi juga tukang pengadu.

Sayang sekali, di bulan Juni kemarin, banyak hal yang kurang enak selama di Jogja. Rasanya, adaaa aja masalah. Mungkin kejadian ini bisa disamakan dengan quote “Semakin lama kau mengenal  dan memahami seseorang, semakin banyak pula yang akan kau ketahui tentangnya.”

Aku, Bude, Tiwi, yang moto Om Bowo
Pada dasarnya, aku dan Tiwi cinta damai. Maka dari itu, kami biasa nyepi ke Klaten. Ketemu sama Bude dan Om Bowo. Beberapa spot di Klaten yang paling aku suka, yaitu langit Klaten waktu malam. Langit penuh bintang. Ada juga warung apung. Bedanya warung apung di Klaten dan yang ada di Gresik, warung apung di Klaten bener-bener ngapung. Bahkan kalo mau ke warungnya, kita harus naik semacam getek. Asyik bener!

Dengan segala hal yang pernah terjadi di Jogja, baik itu seneng maupun yang bikin dongkol, buat aku semakin pingin balik ke Jogja. Bener-bener kangen...
Semoga bisa kembali ke Jogja..
Amin.. ^^
Kamar Asrama

Yariboo

Selasa, 13 Desember 2011

A New Life ^^

Selamat menempuh hidup baruuuu! :D

Ucapan selamat di atas bukan dari orang yang dateng ke kondangan, atau dari orang yang ngerasa seneng waktu liat pasangan lain cerai. Ucapan ini buat kalian yang sedang memulai sesuatu dari awal lagi. Khususnya dalam menuntut ilmu. Entah itu masuk playgroup, TK, SD, SMP, SMA/SMK, Kuliah S1, S2, S3, dan es-es lainnya..

Disini, aku bicara sebagai MaBa. MAHASISWA BARU. Huakakakak :D ih, lebay deh..

Sekarang, eh, udah dari beberapa bulan yang lalu sih.. Aku resmi jadi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Fakultas MIPA, Jurusan Matematika, Prodi STATISTIKA. Belakangan ini aku baru nyadar kalau aku ditempatkan di kelas STAT A. Mau tau sekelas isinya berapa? Hayo ditebaak...

60!

Beuh.. awalnya aku mikir bakal ada goyang senggol selama pelajaran. Eh, ternyata nggak ada tuh.. Cuma pernah, dua kali, aku nggak dapet tempat duduk. Langsung aja  ngambil kursi dari ruang sebelah ^^

Yaah.. yang namanya masih baru yaa.. masih culun, masih sering dikerjain sama senior, masih sopan tingkat tinggi, dan banyak masih lainnya.. Seperti waktu ospek perdana, di bulan Agustus, waktu PUASA! Aku, Fika –temen sekamar di dorm-, Zhie –temen selobby-, Reta –temen sekamarnya Zhie-, Andin, sama siapa lagi yaa? Lupa ^^ hehe... Kita berangkat ngepas pas pas pas... jam setengah 7. Jadwalnya sih disuruh hadir paling lambat jam setengah 7. Kita upacara, meen...



Di depan dorm, udah ada MaBa UB, pakek seragam putih-putih. Mereka baris di depan GOR Pertamina UB. Akhirnya kita ngikut mereka..

“DEK! ALAMAMATERNYA DILEPAS! TASNYA DI TARUH DI BIS!”

Aku cengo.. Bis?? Kayaknya kita salah alamat. Dan ternyata bener.. yang baris di depan GOR Pertamina UB itu anak UB, cabang KEDIRI! Fine.. akhirnya kita ngacir ke lapangan Rektorat UB. Dan itulah jalan yang benar, kawan...



Ospek perdana, cuma nggak enak pas upacaranya doang. Tapi habis itu enak banget daah.. soalnya, pulang ke dorm bawa sangu. MAKANAN!! Buat buka ^^b. Hari ke-2, ke-3, ke-4,ke-5,  beuuh... MIPA udah kayak penjara jadi-jadian deh.. tugas ini itu, iki iku... aah, jadi males ngingetnya. Tapi yang penting... pulang selalu bawa makanan ^^ buat buka kok...

Selama ospek, pastinya pada kenalan sama temen-temen baru. Alhamdulillah ya.. aku ketemu temen yang cocok sama aku. Klop-lah... nggak perlu sebut merek, ntar mereka bakal ngerasa sendiri ^^. Naah.. bersama mereka, aku foto-foto bareng dalam keadaan masih makek kaos PROBINMABA FMIPA dan segala aksesorisnya. Kita foto-foto di bundaran UB. Pakek hpku tersayang, tercinta, dan ter ter lainnya ^^


Puas di Malang, akhirnya pulkam ke GRESIK! Sun kangen sama ortu, plus adek ^^ miss them so much!! Cuma sekitar 2 minggu aku di Gresik. Harus balik ke Malang, karna ada Welcome Party Master Generation. Dimulai lagi deh perjalanan merantau ini...

Nggak seperti ospek fakultas, acara Master terlihat lebih enjoy. Asik-asik waelah pokok.e..  Cuma lama ma ma ma ma ma ma ma... Acara Master Camp makan waktu sampek 1 bulan lhooo.. itupun bakal disambung sama KRIMA --“  bakalan full mulai dari bulan oktober, sampek november.

Rada-rada ngiri sama anak teknik. Terutama anak Teknik Informatika. Masak selama ini nggak ada yang namae ospek? Hmm.. fika enak banget. Udah pernah pulkam 2 kali. Kalo aku mah sekali aja nggak pernah. Tiap malming meratapi nasib. “kapan ane pulaang? Kapan ane pulaang?”

"Kalo masalah kuliah gimana?"

Hohoho.. aku punya cerita tentang ke-oonan-ku, waktu pertama kali masuk kuliah. Mungkin karna sudah lama nggak ke gedung MIPA, eeh, AKU SALAH MASUK GEDUNG YANG OTOMATIS SALAH MASUK FAKULTAS! Dari yang seharusnya gedung fakultas MIPA, jadi gedung fakultas ILMU BUDAYA  --“ beuuuh... dasarannya nggak tau malu –kalo di depan orang yang nggak dikenal- aku langsung ngacir ke gedung sebelah. Gedung MIPA :D

This is it! FMIPA! ^^
Fakultas Ilmu Bidaya, tempat kesasar :D


Selama kuliah di minggu pertama, sama kayak waktu SMA di awal-awal masuk. Nggak ada dosen, atau cuma perkenalan doang. Santai banget pokoknya... tapi setelah minggu ke-2, beberapa mata kuliah melahirkan PR. Yaah, berakhirlah sudah semua santai ini dan jangan kau tangisi lagiii *nyanyi ala Krispati*

Sampai saat ini, aku masih ngerasa kalo style kuliahku adalah KOMODO. Bukan karna komodo menang di new seven wonders. Tapi karna KOMODO yang satu ini adalah KOleah MOleh DOlen :P dan istilah ini baru diresmikan pada 7 Desember 2011 di kamar A3-18 oleh Shinta, Fika, Sona, dan aku :D. Sehubungan dengan diselenggarakannya PEMIRA di UB, kami bergabung dalam partai KOMODO HITAM dengan motto “Bersama Komodo Hitam, mari bersenang-senang!” Maka coblos kami, di nomor 7122011!

Jangan lupa! Pilih KOMODO HITAM! ^^


Kamar Asrama
Yariboo